Ibnu Umar raḍiyallāhu ‘anhumā meriwayatkan bahwa Rasulullah ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam berceramah di hadapan para sahabat pada hari pembebasan kota Mekah seraya bersabda, "Wahai sekalian manusia! Sesungguhnya Allah telah menghilangkan kebanggaan jahiliah dan pengagungan terhadap nenek moyang dari diri kalian. Manusia terbagi dua; (1) manusia baik, bertakwa, dan mulia bagi Allah; (2) manusia keji, sengsara, dan hina bagi Allah. Manusia adalah anak cucu Adam, dan Allah menciptakan Adam dari tanah. Allah berfirman, 'Hai manusia! Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal."